Dalam Sehari, Jokowi Kunjungi 5 Pasar Tradisional

· Ahok, Jokowi, News
Joko Widodo di Pasar Gembrong

Hari libur nasional, kenaikan Isa Almasih, Kamis (17/05/2012)  dimanfaatkan calon gubernur DKI, Joko Widodo, untuk mengenal masyarakat Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, dalam satu hari, Walikota Solo yang memang dikenal suka blasuk-blusuk masuk pasar ini, kali ini berkunjung ke  lima pasar tradisional di DKI Jakarta, yaitu Pasar Kramat Jati, Pasar Gembrong, Pasar Klender, Pasar Pulo Gadung dan Pasar Jangkrik.

 

 

Tur pasar ala Jokowi ini dimulai sekitar pukul 10 pagi di Pasar Kramat Jati. Kunjungan Jokowi ke pasar ini bukan yang pertama, pada bulan April lalu, Jokowi juga pernah mengunjungi Pasar Kramat Jati pada dini hari, saat aktifitas pasar sedang ramai-ramainya. “Pernah kesini jam 2 malam, ke Pasar Induk Buah juga pernah,” ceritanya.

Haji Hardono, salah seorang tokoh masyarakat Kramat Jati mengaku terkesan pada sosok Jokowi. Hardono juga mengaku sudah melihat sendiri hasil kinerja cagub Jakarta Baru tersebut di Solo.  “ Saya ini asli Solo, tapi sudah 30 tahun di Jakarta. Tiga tahun lalu saya pulang ke Solo, saya lihat kemajuan luar biasa, semua tertata rapi, mudah-mudahan Jakarta nanti juga bisa lebih baik,” harapnya.

Dari Kramat Jati, Jokowi bergeser ke Pasar Gembrong yang merupakan sentra mainan anak di Jakarta. Setelah berkeliling pasar dan berbincang dengan beberapa pedagang dan pengunjung pasar, Jokowi melaju ke Klender dengan membonceng sepeda motor salah seorang pendukungnya. Di Klender, Jokowi sempat memborong tempe dari seorang ibu-ibu tua pedagang tempe yang berjualan di sekitar kolong fly-over depan Pasar Klender. Masuk ke dalam pasar, Jokowi masuk ke dalam sebuah warteg dan langsung memesan makanan. Tindakan spontan Jokowi tersebut sempat membuat kader partai yang mengikutinya kaget, karena telah menyiapkan makan di tempat lain.” Saya spontan saja, ada warteg, lapar ya makan, biasanya juga begitu makan dimana saja bisa,” terang Jokowi.

Setelah makan siang, Jokowi sempat mampir ke rumah seorang warga di belakang warteg.” Saya lihat ada apaan kok ramai, ternyata ada Pak Jokowi. Saya sebelumnya pernah lihat Pak Jokowi di TV dan terkesan sekali, karena itu saya datangi dan undang ke rumah, eh beliau mau mampir ya Alhamdulillah,” ungkap H.Ida, pemilik rumah yang disinggahi Jokowi. Dari Pasar Klender, Jokowi kembali melaju menuju Pasar Pulogadung, dan berbincang dengan para pedagang disana. Pasar terakhir yang dikunjungi Jokowi adalah Pasar Jangkrik di Pisangan, Jakarta Timur. Disini Jokowi sempat istirahat dan minum teh di warung bubur kacang ijo, kemudian sholat ashar di Masjid Jami Darutsawab.

Joko Widodo sendiri memang dikenal sebagai pemimpin yang memberi perhatian khusus kepada revitalisasi dan pedagang pasar tradisional. Prestasi legendaris Jokowi yang dipuji dunia dalam penataan kota misalnya, mampu memindahkan 5.000 lebih pedagang kaki lima (PKL) tanpa ada benturan. Selain itu, dalam satu priode kepemimpinannya,  Jokowi mampu membangun 15 pasar tradisional baru di kota Solo, padahal sebelumnya sudah lebih dari 30 tahun tidak ada pasar yang dibangun di kota Batik tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: