Guru Besar UI: Warga Yakin Jokowi Mampu Perbaiki Jakarta

· Ahok, Jokowi, News
Joko Widodo saat mengunjungi Kampung Apung.

Jakarta – Sesuai hasil survei Laboratorium Psikologi Politik Universitas indonesia (UI), diperoleh Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo paling berpotensi perbaiki Jakarta di masa yang akan datang.

“Jokowi memperoleh poin sebesar 17 persen dan menempati urutan pertama,” ujar Guru Besar Psikologi UI, Hamdi Muluk dalam pemaparan hasil survei bersama Soegeng Sarjadi School of Goverment yang digelar di Wisma Kodel, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2012).

Posisi kedua ditempati oleh Bakal Calon lainnya yakni Faisal Basri dengan perolehan poin sebesar 16,5 persen, diikuti Gubernur DKI, Fauzi Bowo sebesar 14,2 persen.

Pada kategori Visioner, justru Faisal Basri berada di urutan pertama dengan poin 6,64 persen, diikuti Jokowi yang berada di posisi kedua dengan poin 6,48 persen. Justru Fauzi Bowo berada di urutan kelima dengan perolehan poin 5,18 persen.

“Dimensi Visioner ini dengan memeberikan pertanyaan kepada warga Jakarta siapa para kandidat yang memiliki visi dan misi yang kuat untuk membangun Jakarta 20 sampai 30 tahun mendatang dan menyaingi kota-kota di ASEAN,” tutur Hamdi Muluk.

Untuk kategori Leadership, Walikota Solo Joko Widodo ini kembali menempati urutan pertama dengan perolehan skor 7,13 persen diikuti Faisal Basri sebesar 6,50 persen. Sedangkan Fauzi Bowo berada di urutan kedelapan dengan perolehan poin 5,13 persen tersusul oleh Fadel Muhammad, Chairul Tandjung, Sandiaga Uno, Nono Sampono dan Hendardji Supandji.

Lebih lanjut, untuk kategiri Intelektualitas, Jokowi kembali berada di posisi pertama dengan perolehan 7,15 persen diikuti Faisal Basri sebesar 7,8 persen. Fauzi Bowo berada di posisi keenam dengan poin 5,86 persen.

Dari segi gaya kepemimpinan pun, Jokowi tetap berada di posisi teratas dengan perolehan poin 6,96 persen, diiukti Faisal Basri 6,59 persen. yang mengejutkan, Fauzi Bowo berada di posisi sebelas dengan perolehan poin 5,25 persen.

Hamdi menerangkan, survei ini dilakukan jauh sebelum para partai politik menentukan siapa yang akan maju sebagai calon Gubernur DKI. “Survei ini dilakukan pada tanggal 24 November sampai 1 Desember 2011 sehingga nama Hidayat Nur Wahid dan alex Noerdin belum ada,” terang Hamdi.

Responden yang dipilih oleh Psikologi Politik UI yaitu melibatkan 10 pengamat, 10 akademisi, 10 pakar dari organisasi perkotaan, 10 profesional, 10 LSM perkotaan, Pemilu dan Korupsi, 10 tokoh muda, 10 Konsultan, 10 politisi, 10 tokoh betawi dan 10 organisasai pemuda dan kemanusaan.

Sumber: Tribunnews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: